Enter your keyword

post

STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Wisuda Sarjana Angkatan Pertama, Tingkatkan Kualitas Percepat Status Universitas

STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Wisuda Sarjana Angkatan Pertama, Tingkatkan Kualitas Percepat Status Universitas

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Haru bercampur bahagia terpancar dari wajah 35 wisudawan/wisudawati angkatan pertama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bangka Belitung (MBB) saat menjalani prosesi wisuda di Gedung Olahraga Kampus STKIP MBB, Sabtu (11/2/2017).

Momentum bersejarah ini tidak hanya diimpikan para wisudawan akan tetapi oleh seluruh civitas akademika dan keluarga besar Muhammadiyah karena pertama kali berhasil mewisuda 35 sarjana Angkatan 1 Tahun Akademik 2016/2017.

Mahasiswa yang diwisuda terdiri dari program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 25 orang dan dari Program Studi Pendidikan Jasmani dan Rekreasi (PJKR) sebanyak 11 orang.

Prosesi wisuda dihadiri Kepala Kopertis Wilayah II, Prof. Slamet Widodo, Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof.H.Lincolin Arsyad, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh, Ketua STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, Dr.H. Asyraf Suryadin, M.Pd, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Drs. H. Kamarudin, AK, MH dan tokoh pendidik Babel, Prof.Dr. Bustami Rahman, M.Sc.

Asyraf Suryadin menyatakan rasa bersyukur STKIP bisa mengantarkan 35 mahasiswa menyandang gelar sarjana.

Oleh karena itu ia berharap mahasiswa yang kini telah menjadi alumni tetap tidak berhenti melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi yakni dengan mengambil program pasca sarjana.

“Para mahasisa yang sudah menyelesaikan program strata 1 ini tetap kita dorong agar terus belajar, jujur dan disiplin. Karena mahasiswa adalah agent perubahan,” ujar Asyaraf.

Ia menegaskan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan khususnya akan tetap terus berkobar tanpa henti.

“STKIP Muhammadiyah akan terus berbenah diri di tengah perkembangan zaman yang semakin penuh tantangan dan persaingan,” tegasnya.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Kamarudin, AK pada momen tersebut menyatakan kebanggaannya atas perjuangan yang sudah dilakukan STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung selama lima tahun sejak berdiri.

“Meski di tengah berbagai kekurangan fasilitas dan pendanaan, tapi kini STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung sudah berhasil mewisuda mahasiswa angkatan pertamanya sebanyak 35 orang dari program studi PGSD dan PJKR. Kami tentu bangga atas semua prestasi ini, dan selanjutnya kami tidak berhenti berharap agar secepatnya pula status STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung naik menjadi Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung,” harapnya.

Kamarudin pun berpesan agar lulusan bisa tetap meneruskan perjuangan bersama Muhammadiyah menegakkan amar makruf nahi munkar dan berbakti untuk kepentingan umat dan bangsa.

“Mari tunjukan indentitas kita sebagai seorang muslim yang berahklak mulia dan bisa menjadi contoh bagi para generasi penerus kita, anak-anak kita, karena kalau tidak maka kita khawatir anak-anak kita akan menjadi generasi yang lemah dalam pemahaman akidah syariat agamanya termasuk tingkat kesejahteraannya. ”

“Oleh karena itu mari manfaatkan waktu yang ada ini untuk terus belajar, berbuat yang terbaik demi kepentingan umat Islam dan bangsa dalam bingkai ketataan kita yang utama dan paling utama adalah kepada Allah SWT,” pesannya.

Sementara itu Prof Slamet Widodo selaku Koordinator Kopertis Wilayah II sekaligus mewakili Kemenristek Dikti juga mengharapkan hal yang sama, agar 35 mahasiswa yang sudah menyelesaikan jenjang pendidikan S1 nya untuk dapat meneruskan ke jenjang pendidikan berikutnya .

”Saya kira kita termasuk STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung khususnya para dosen-dosennya sangat memerlukan yang namanya jenjang kepangkatan dan sertifikasi, untuk itu prestasi-prestasinya harus lebih ditingkatkan melalui kompetensi –kompetensi keilmuan yang dimiliki. Termasuk STKIP Muhammadiyah sendiri karena terus meningkatkan kualitasnya untuk mencapai akreditasi yang lebih baik dan diharapkan. Kepada mahasiswa saya katakan selamat meneruskan perjuangan, karena wisuda ini tidak boleh membuat kita cepat puas,”tambah Widodo lagi.

Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof.H.Lincolin Arsyad mengajak kepada segenap keluarga besar ormas Muhammadiyah di Indonesia termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus meningkatkan nilai-nilai perjuangannya melalui kirprah dan perannya di bidang kompetensi ilmu masing-masing.

Hal ini, kata Lincolin Arsyad, demi kepentingan umat dan bangsa. Sekaligus dalam rangka untuk terus meningkatkan eksistensi dan kiprah Muhammadiyah sejak lahir di tahun 1912 dalam bidang kesehatan, pendidikan dan pelayanan sosial.

”Muhammadiyah akan terus hidup dan mengembangkan amal usahanya untuk umat dan bangsa. Karena itu mahasiswanya tidak boleh mudah cepat puas hanya dengan menamatkan Program S1 saja, melainkan harus meneruskan ke jenjang lebih tinggi S2, S3 hingga profesor.”

“Selain itu juga harus pula memiliki semangat pengembangan diri atau self skill dengan kemampuan komunikasi yang baik, attidue/sikap dan akhlak, disiplin, jujur, cerdas berkreasi dan berinovasi. Demikian pun halnya bagi STKIP Muhammadiyah kita harapkan terus mampu mengembangkan kecukupan SDMnya dan kualitasnya, sebab ini adalah syarat utama untuk mencapai akreditasi terbaik,” sebutnya.

Lincolin Arsyad juga mengajak untuk terus membangun spirit Muhammadiyah yakni mencerdaskan, mencerahkan dan mensejahterakan bagi kepentingan umat dan bangsa.

Spirit ini, kata Lincolin Arsyad, menjadi modal yang sangat penting dalam rangka untuk terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia yang seyoganya masih dalam kondisi memprihatikan hingga saat ini.

Padahal, menurutnya, pendidikan adalah hal paling mendasarkan untuk mengangkat derajat seorang anak manusia.

“Saya kira kita juga mesti lebih memperkuat ukwah dan silaturahmi yang tujuannya juga adalah membangun ekonomi kita lebih cepat (net working) disamping khususnya juga mempercepat peningkatan status STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung menjadi Universitas Muhammadiyah. Karena sekarang yang belum ada universitas Muhammadiyah itu yakni Jambi dan Bangka Belitung,” kata Lincolin Arsyad.

 

Sumber: http://bangka.tribunnews.com/2017/02/11/stkip-mbb-wisuda-sarjana-angkatan-pertama-tingkatkan-kualitas-percepat-status-universitas.
Penulis: khamelia
Editor: fitriadi

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.