Enter your keyword

post

STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung (STKIP MBB) menandatangani MoU dengan RRI dalam bidang Jurnalistik

STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung (STKIP MBB) menandatangani MoU dengan RRI dalam bidang Jurnalistik

Pangkalpinang, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Bangka Belitung (STKIP MBB) menandatangani MoU dengan RRI dalam bidang Jurnalistik, penandatanganan dilakukan disela kegiatan siaran langsung dialog Gerakan Cerdas Memilih, Generasi Milenial Sukseskan Pemilu Bermartabat, Sabtu (9/3) di GOR STKIP.

Kegiatan siaran langsung dialog ini menghadirkan nara sumber Gubernur Bangka Belitung  Dr Erzaldi Rosman, Dirut LPP RRI Mohammad Rohanudin, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung  Drs Kamarudin AK dan Ketua KPU Bangka Belitung Davitri, S.Pd dipandu oleh penyiar RRI Ayesunya.

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyatakan generasi milenial saat ini harus cerdas memilih, cerdas memilih disini tidak hanya sekedar memilih namun harus tahu siapa yang dipilihnya, jangan terpengaruh dengan berita yang tidak benar.

“Cerdas memilih ini berbeda dengan konsep KPU, kalau KPU kan yang penting banyak yang memilih ya..nah cerdas disini harus tahu siapa yang yang akan dipilih, jadi jangan terpengaruh hoax dalam memilih,”papar Erzaldi.

Erzaldi juga memaparkan bahwa Bangka Belitung sudah menjadi daerah percontohan dalam hal toleransi untuk itu harus dijaga bersama jangan sampai terjadi perpecahan.

Ditambahkan Direktur LPP RRI Mohamman Rohanudin bahwa saat ini ada 37 persen lebih pemilih pemula yang akan ikut dalam pilpres tahun ini, untuk itu ia berpesan dalam memilih ini harus menggunakan hati nurani.

“Datang ke TPS itu harus dengan hati nurani untuk menentukan siapa wakilnya dalam pemerintahan,”jelasnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Ketua KPU Babel Davitri, bahwa KPU telah melakukan sosialisasi termasuk ke kampus-kampus agar pemilu tahun ini bisa sukses. Tak lupa ia mengingatkan bahwa sosialisasi ini juga menjadi tanggungjawab seluruh masyarakat Babel.

“Kita berharap semua masyarakat menggunakan hak pilihnya karena ini menjadi bagian dari demokrasi,”paparnya.

IA juga memaparkan saat ini ada tiga tantangan berat dalam demokrasi diantaranya adalah money politik, isu SARA dan menyebarnya hoax.

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala RRI se-Sumbagsel, Ketua STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, jajaran pimpinan wilayah muhammadiyah Babel dan ratusan mahasiswa dan dosen.

Dialog berlangsung meriah dengan berbagai pertanyaan yang dilontarkan mahasiswa sebagai kaum milenial yang akan mengikuti pemilihan tahun ini. (gea*)

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.