Enter your keyword

post

SBY Orasi Ilmiah Live Streaming di STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung

SBY Orasi Ilmiah Live Streaming di STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung

LAPORAN WARTAWAN BANGKA POS, GIARTI HADI

BANGKAPOS.COM, BANGKAPresiden ke 6 Republik Indonesia Prof Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan orasi ilmiah di STKIP MBB, Rabu (30/3) di Ruang Babel.

Orasi ilmiah ini berlangsung secara live streaming dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan diikuti oleh 15 perguruan tinggi se Indonesia dan salah satunya adalah STKIP.

Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa STKIP MBB dan dosen serta jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung. Dalam sambutannya Ketua STKIP Asyraf Suryadin menyatakan bangga bisa menjalin kerjasama dengan Unnes dan berharap bisa terus berlanjut.

“Ini kerjasamanya langsung saya tandatangan, ini untuk kemajuan kita bersama, siapa tau nanti ada dosen-dosen yang mau melanjutkan S3 kesana, saat ini kami tengah menyekolahkan dua dosen di jenjang S2 dan satu dosen di jenjang S3,”papar Asyraf di depan Kaprodi Pendidikan Dasar Profesor Sarwi dan Kaprodi Manajemen Kependidikan Pasca Sarjana Unnes Profesor Sugiyo yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Sementara itu sebelum orasi ilmiah oleh SBY terlebih dahulu dilantunkan lagu berjudul “Untuk Bumi Kita” karya Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diiringi paduan suara dan orkestra Voice Of Conservation (VOC) Unnes.

Dalam orasi ilmiah dengan tema Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Maju Abad 21, SBY memaparkan untuk menjadi bangsa yang besar harus memiliki cita-cita besar dan berkarya besar.

“Yang berjiwa gelap, pesimis, berpikir negatif serta hanya pandai mengeluh maka ia telah kalah sekarang dan yang berjiwa terang, optimis, berpikir positif serta mengambil tanggungjawab untuk bertindak akan menang di hari esok. Nah kita milih yang mana?mudah-mudahan kita milih yang terakhir,”paparnya.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa Indonesia mampu menjadi lebih baik dan menjadi negara maju di abad 21 dan Indonesia punya peluang besar untuk itu.

“Negara kita masih muda, kita bandingkan dengan Inggris, Tiongkok, AS usia peradabannya sudah ratusan tahun, dan walau masih muda kita selalu bisa keluar dari krisis,”paparnya.

Untuk mencapai kemajuan di abad 21 maka SBY mengakaj bangsa ini untuk melakukan revolusi dari pemabngunan uang berorientasi pada manusia menjadi berorientasi pada manusia dan lingkungan.

“Yang harus dilakukan oleh dunia dan Indonesia adalah mengubah dari black economy atau brown economy yakni ekonomi yang hanya mengedepankan pengurasan SDA menjadi green economy yakni ekonomi yang tidak hanya mementingkan manusia namun juga lingkungan,”tandasnya.

SBY juga menandaskan bahwa untuk menjadi negara maju bukan proses sekali jadi namun ada tahapan yang harus ditempuh, adapun tahapan yang harus ditempuh adalah dari negara dengan pendapatan ekonomi rendah hingga menengah tahun 2030 kemudian menuju bangsa yang kuat pada tahun 2045 dan baru menjadi negara maju di abad 21.

Kegiatan seminar nasional pendidikan yang dilakukan serentak di 15 perguruan tinggi ini ditutup dengan kegiatan sosialisasi dan motivasi bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi yang diberikan oleh dua profesor dari Unnes. (gea)

Sumber: http://bangka.tribunnews.com/2016/03/30/sby-orasi-ilmiah-live-streaming-di-stkip-mbb.
Penulis: giarti
Editor: Hendra

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.