Enter your keyword

post

KETUA STKIP MBB RESMIKAN TEMPAT WISATA GAGSAN MAHASISWAA KKN DI KABUPATEN BELITUNG

Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) STKIP Muhammadiyah Babel dikabupaten Belitung dilaksanakan di dua desa di Kecamatan Sijuk yakni di desa Air Selumar dan desa Pelepak Puteh. Program KKN STKIP MBB angkatan IX bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekowisata Melalui KKN STKIP MBB”, dan realisasinya dari pelaksanaan KKN yakni mahasiswa menggagas dua tempat wisata baru yakni wisata Konservasi tangkapan Air EB 1 di desa Air Selumar dan Wisata Bukit Batu Titi di desa Pelepak Puteh. Gagasan wisata baru ini juga mendukung program pemerintah kabupaten Belitung, satu desa satu tempat wisata.

Acara peresmian dilakukan oleh ketua STKIP Muhammadiyah Babel bersama Kepala Desa Air Selumar dan Pelepak Puteh dan dihadiri Kepala dinas Pariwisata Belitung, dinas Lingkungan hidup kabupaten Belitung, Bappeda, LAZISMU Belitung serta PDPM Belitung.

Ketua STKIP Muhammadiyah Babel Dr. Asyraf Suryadin, M. Pd  mendukung dua destinasi wisata baru yang digagas mahasiswa KKn bersama masyarakat desa dan akan bantu semaksimal mungkin supaya kawasan ini menjadi destinasi pariwisata yang terintegrasi dan menjadi pusat edukasi. Ia juga mengungkapkan bahwa STKIP Muhammadiyah Babel akan merubah statusnya menjadi Universitas Muhammadiyah Babel atau UM BB dalam waktu dekat ini salah satu prodinya adalah pariwisata.

 

Sementara itu, Kepala dinas pariwisata Drs. H Jasagung Hariyadi dukung STKIP  Muhammadiyah Babel akan menjadi Universitas. Ia berharap  nantinya akan ada wisata religi yang di garap oleh UMBB dan berikan motivasi kepada masyarakat untuk menciptakan sebuah inovasi-inovasi tentang pariwisata. Hal ini tambah Jasagung,  karna 85 % pertumbuhan pariwisata Belitung digarap oleh kelompok dan jangan mengharapkan sepenuhnya berharap kepada pemerintah.

Sedangkan Kades Aik Selumar, Imam Rafli dan Kades Pelepak Puteh Erdiansyah  mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa STKIP Muhammadiyah Babel karna dukungan dan motivasi mereka sehingga daerah EBE 1 yang dulu sempat hilang ini kini kembali dikenal masyarakat dan dapat menjadi destinasi wisata baru dan juga Bukit Batu Titi dapat dinikmati keindahannya sembari berfoto selfie. Harapannya juga dua tempat wisata ini dapat dikenali banyak masyarakat luas dan tentunya akan dikembangkan kembali oleh pemerintah desa. Red.

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.