Enter your keyword

post

Ketua PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir Resmikan Gedung STKIP

PANGKALPINANG, Ketua PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir resmikan gedung perkuliahan STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung lantai 2,3 dan 4, Kamis (27/2) siang.
Ia mengaku bangga dengan adanya gedung baru ini mengingat saat pertama kalinya datang ke kampus suasana masih sepi namun sekarang telah banyak perubahan.
“ Peresmian ini harus kita sukuri, dan kita berharap nantinya jika STKIP berubah menjadi universitas sudah didukung infrastruktur yang memadai. Mudah-mudahan tidak butuh waktu lama untuk menjadi universitas,”paparnya.
Dalam kesempatan ini Profesor Haedar juga memberikan semangat dan motivasi kepada pengurus Muhammadiyah Bangka Belitung yang datang dari berbagai daerah termasuk Belitung. Dalam kesempatan tersebut ia memaparkan bermuhammadiyah artinya berIslam secara tawasuth (moderat) dan tidak berlebih-lebihan dalam beragama..
” Dalam.pemahaman islam muhammadiyah berpedoman tawasuth (moderat) dan tidak berlebih-lebihan dalam beragama, karena Nabi sendiri melarang kita beragama secara berlebihan,”terangnya dengan mengutip sebuah hadist tentang sahabat yang ditegur karena terus menerus beribadah dan lupa mencari nafkah.
IA kemudian berpesan kepada para kader untuk menjadi orang Islam yang maju dan mampu menjadi khoiri ummah (umat yang terbaik). Ditambahkannya bahwa Ideologi muhammadiyah sejak awal adalah menjadi gerakan dakwah dan gerakan tajdid (pembaharu), sebagaimana dicontohkan oleh pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan yang mengkritisi arah kiblat masjid dimana ia tinggal.
“Saat itu pikiran masyarakat belum sampai kesana, dan sekarang telah terbukti bahwa arah kiblat itu bisa dihitung dengan ilmu falaq, saat itu pemikiran KH Ahmad Dahlan sudah maju berpikir ke depan,”jelasnya.
Ia mengingatkan kepada kader muhamamdiyah agar terus menjaga spirit dan etos dalam menggerakkan organisasi ini dikarenakan semua ini bisa luntur jika tidak diperbarui.
“ Alhamdulilah Muhammadiyah diberi kemudahan oleh Allah dengan memiliki PT sebanyak 179, ratusan rumah sakit dan balai kesehatan serta poliklinik. Kita punya berbagai lembaga layanan sosial yang memenuhi kepentingan orang banyak. Muhammmadiyah bisa menjadi seperti ini dibalik gedung gedung ini ada ruh ada spirit ada etos dalam menggerakkan muhammadiyah sebagaI gerakan islam. Spirit ini perlu kita tularkan, kita perbarui karena dimungkinkan bisa luruh dan mulai ada distorsi dan ini mungkin terjadi. Keikhlasan mungkin diawal perjuangan semangat sekali tapi disaat kita sudah memiliki semua bisa jadi keikhlasan ini luntur. Maka harus terus dijaga dan diperbarui dengan silaturahmi seperti ini,”paparnya.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MOu antara STKIP Muhammadiyah dengan tiga kampus ternama yakni Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Muhamamdiyah Jakarta (UMJ) yang langsung duhadiri oleh para rektornya.
Sebelumnya Rektor UMJ Prof Syaiful Bakhri menyatakan siap memberikan beasiswa bagi dosen yang akan melanjutkan pendidikan doktornya di UMJ.”Silahkan kami memberikan beasiswa untuk beberapa dosen yang akan melanjutkan studinya ke doktor..kalau mau maju harus banyak doktor di STKIP,”jelasnya yang disambut gembira para akademisi kampus.
Sementara Rektor UII Fathul Wahid, Ph.D menyatakan siap menjalin kerjasama dengan STKIP. (*)

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.